it’s hasna’s

Di era global ini setiap sekolah hendaknya selalu melakukan berbagai inovasi pembelajaran untuk mendasari dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Pembelajaran yang dilakukan guru hendaknya dapat memberikan situasi dimana siswa dapat secara optimal mengembangkan kompetensi dirinya sesuai perkembangan umur dan intelektual masing-masing siswa. Situasi ini dapat terwujud jika guru diberikan keleluasaan mengelola kelas sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing, karakteristik siswa, dan keleluasaan melakukan penilaian sesuai perkembangan masing-masing siswa. Di dalam kelas guru harus melakukan berbagai inovasi dan kreatifitas pembelajaran, mengelola kelas, menata ruang, menata alat peraga, menata tempat duduk sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing dan sebagainya. Guru dapat melakukan kegiatan itu semua jika guru diberikan kewenangan mengelola kelas sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing. Jika guru telah mampu mengelola dan mengatur kelas sesuai mata pelajaran maka akan dapat memotivasi siswa dalam belajar, karena siswa tidak hanya belajar di kelas yang monoton, tetapi siswa akan selalu mengalami berbagai pengalaman belajar pada kelas-kelas yang selalu berubah sesui karakteristik mata pelajaran.

Menurut Uzer Usman ((2002:10) tujuan umum pengelolaan kelas adalah menyediakan dan menggunakan fasilitas kelas untuk bermacam-macam kegiatan belajar dan mengajar agar mencapai hasil yang baik. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan alat-alat belajar, menyediakan kondisi-kondisi yang memungkinkan siswa bekerja dan belajar, serta membantu siswa untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Untuk dapat menciptakan kondisi seperti itu, guru perlu diberi kewenangan penuh untuk mengelola kelas sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing. Pengelolaan kelas ini harus bersifat dinamis, artinya si guru harus mampu menyerap perkembangan model-model pembelajaran yang mutakhir untuk diaplikasikan di ruang-ruang kelas yang telah menjadi tanggung jawab pengelolaannya tersebut guna memberikan pelayanan yang optimal kepada para siswa.

B. Sistem Pembelajaran Moving Class

Salah satu usaha agar guru mampu melakukan tugas profesionalnya tersebut maka sekolah harus mengatur pembelajaran dengan sistem moving class. Dengan moving class, pada saat subjek mata pelajaran berganti maka siswa akan meninggalkan kelas menuju kelas lain sesuai mata pelajaran yang dijadwalkan, jadi siswa yang mendatangi guru, bukan sebaliknya. Keunggulan sistem ini adalah para siswa lebih punya waktu untuk bergerak, sehingga selalu segar untuk menerima pelajaran. Sementara para guru, dapat menyiapkanKemampuan belajar setiap anak dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Anak-anak akan tumbuh dengan baik jika mereka dilibatkan secara alamiah dalam proses belajar yang didukung lingkungan yang dirancang secara cermat dengan menggunakan konsep yang jelas. Untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam bereksplorasi, mencipta, berpikir kreatif, dan mengembangkan kemampuan lain yang dimiliki siswa, sekolah perlu menerapkan berbagai model pembelajaran yang dikelola dengan sistem Moving Class. Moving class merupakan sistem belajar mengajar yang bercirikan siswa yang mendatangi guru di kelas. Konsep Moving Class mengacu pada pembelajaran kelas yang berpusat pada anak untuk memberikan lingkungan yang dinamis sesuai dengan bidang yang dipelajarinya. Dengan Moving Class, siswa akan belajar bervariasi dari satu kelas ke kelas lain sesuai dengan bidang studi yang dipelajarinya. Adapun tujuan penerapan moving class adalah:1. Memfasilitasi siswa yang memiliki beraneka macam gaya belajar baik visual, auditori, dan khususnya kinestetik untuk mengembangkan dirinya.2. Menyediakan sumber belajar, alat peraga, dan sarana belajar yang sesuai dengan karakter bidang studi.3. Melatih kemandirian, kerjasama, dan kepedulian sosial siswa. Karena dalam moving class mereka akan bertemu dengan siswa lain bahkan dari jenjang yang berbeda setiap ada perpindahan kelas atau pergantian mata pelajaran.4. Merangsang seluruh aspek perkembangan dan kecerdasan siswa (multiple intelegent)

C. Sarana dan Prasarana Pelaksanaan Moving Class

Pelaksanaan pembelajaran dengan system moving class tentunya membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang lebih dibanding dengan pembelajaran yang konvensional baik kebutuan ruang maupun peralatan pembelajaran yang bercirikan mata pelajaran. Dalam perencanaan, untuk memperlancar pelaksanaan moving class, membutuhkan sarana gedung yang dibutuhkan, misalnya : Ruang Matematika, Ruang IPA, Ruang Bahasa Inggris, Ruang Bahasa Indonesia, Ruang Bahasa Jawa, Ruang IPS, Ruang PKn, Ruang Agama Islam, Ruang Agama Kristen, Ruang Agama Katholik, Ruang Musik, Ruang Umum, Ruang Komputer, Ruang Tata Boga, Ruang Seni Rupa. Kebutuhan ruang ini biasanya sudah terpenuhi oleh sebagian besar sekolah karena tinggal memanfaatkan kelas-kelas yang sudah ada.Sedangkan kebutuhan peralatan pembelajaran sebagai isi gedung tersebut sesuai mata pelajaran masing-masing. Untuk memenuhi peralatan mata pelajaran pada tahap awal dibutuhkan informasi dari para guru mata pelajaran tentang hal-hal yang dibutuhkan. Setelah semua kebutuhan dapat teridentifikasi, maka secara bertahap sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah yang didukung oleh Komite Sekolah perlu melakukan langkah-langkah pemenuhan peralatan tersebut secara bertahap. Tahapa-tahapan ini salah satunya akan digunakan sebagai penyusunan Rencana Anggaran dan Pendapatan Sekolah tiap tahunnya. Diharapkan dalam waktu lima tahun kebutuhan peralatan pembelajaran ini dapat terpenuhi.

Advertisements

Menggunakan setting default
1.Bukalah pilihan kotak dialog dengan menyeleksi tools kemudian pilih options atau menekan ctrl+J
2.Pilih document lalu styles pada option yg ada
3.Pilih default graphic,artistic text,atau paragraph text
4.Klik tombol edit untuk teks fill dan outline utk mengubah tampilan standar

Bekerja dengan Objek Kurva
Jika merasa belum puas kita bisa berkreasi sendiri dengan objek kurva.Caranya :
1.Seleksi objek
2.Klik menu arrange kemudian pilih convert to curves
atau
1.Klik shape tool seleksi objek kurva
2.Drag segmen hingga menjadi bentuk yg diinginkan
dll

Membuat kurva menggunakan reflect nodes mode
Coreldraw menyediakan tool utk dikembangkan menjadi objek kreasi sendiri seperti rectangle,spiral,lingkaran,dll.Node yg sedang tidak aktif berupa koak kosong,tetapi jika memilih dengan shape tool maka node tsb akan berwarna hitam.Kita dpt memindahkan posisi dengan men dragnya.

Menggunakan fasilitas skew dan stretch
Jika pada rotate yg ditarik adalah tanda putar yg di sudut,utk memiringkan objek atau skewing yg ditarik adalah yg terletak ditengah atas atau bawah.
Ada tiga proses pengubahan bentuk suatu objek:
1.Horizontal skew:mengubah secara horizontal(yaiyalah)
2.Vertikal skew : mengubah bentuk secara vertikal
3.Rotate(diagonal skew):mengubah bentuk objek gambar secara diagonal

Menggunakan fasilitas roughen
-Nib size:untuk menentukan ukuran sikat dengan range antara 0.01 hingga 2 inchi
-Use stylus pressure setting
-Spike frequency:diatur dengan nilai 1-10 yg memungkinkan mengendalikan jarak
-Dryout value:memberikan variasi penambahan atau pengurangan efek roughen
-Tilt:mengatur ketingggian efek
-Spike direction:memberikan setting utk mengendalikan efek
-Bearing

Menggunakan efek distorsi
1.Aktifkan interactive dsortion tool
2.Pilij jenis disorsi yg akan diapakai
3.Geser posisi kursor mouse pada objek
4.Klik mouse dan tahan
5.Geser posisi kursor mouse hingga efek distorsi tercapai

Mengatur bentuk objek dengan perintah envelope
envelope adalah cara membuat efek bentuk yg populer didalam gambar vektor.Envelope dapat dibentuk dr beberapa node yg bisa dipindahkan samapai menjadikan objek dgn bnetuk yg diinginkan.Dapat diterapkan banyak bnetuk objek termasuk garis,artistic text,dan frame paragraph text.Pertama dengan memanipulasi bentuk objek ketika sudah berada pada mode envelope.Kedua mngubah bentuk asli.terakhir membentuk envelope dengan menyalin bentuk envelope yg sudah jadi.

Menggunakan perintah trim
1.Seleksi objek gambar
2.Pada jendela shaping docker pilih trim
3.Kemudian klik trim dan setelah melihat panah arahkan pada target objek.

Menggunakan perintah weld
Perintah weld adalah untuk membuat objek baru berdasarkan kombinasi dua atau lebih objek yg saling bertumpukan.Dengan adanya bentuk baru maka bentuk asli objek akan lenyao.Weld menggabungkan objek kemudian menjadi satu outline.

Perintah intersection
Seperti halnya trim intersect ini juga proses mengiris suatu objek dengan objek lain.Bedanya proses ini bagian yg slaing menumpuk dr kedua objek yg berlubang sadangkan bagian yg tidak menumpuk akan lenyap

Membuat powerclip

Efek ini menyusun objek dengan memasukannya kedlm objek lainnya.Misalnya gambar yg dimasukkan ke objek kotak sehingga kotak tersebut berfungsi sebagai frame
caranya:
1.Seleksi objek
2.Klik menu effects dan powerclip
3.Pilih place inside container

Memilih objek dengan Pick Tool

Untuk memilih suatu objek:

1. Klik Pick Tool

2. Klik objek yang akan dipilih

Untuk menyeleksi banyak objek:

1. Klik Pick Tool pada toolbox

2. Klik dan tahan tombol shift ketika anda mengklik objek yang akan diseleksi

Secara umum, sebuah objek dapat dipilih pada bagian mana saja jika objek tersebut memiliki fill (warna). Bila tidak ada fillnya dapat dipilih pada outline atau garis kerangka objek itu. Anda dapat mengaktifkan suatu pilihan yang membuat semua objek dianggap memiliki fill.

Langkah-langkahnya:

1. Klik menu Tool > Options

2. Pada dialog Options aktifkan pilihan Documents > Toolbox > Pick Tool

3. Anda dapat mengetahui informasi tentang objek tersebut melalui Status Bar, Task Bar, maupun Object Manager.

Memilih Objek Berikutnya

Setelah anda memiliki objek namun anda ingin memilih objek berikutnya juga, tekan tombol shift lalu klik objek berikutnya.

Memilih Beberapa Objek Sekaligus

Setelah anda mengaktifkan Pick Tool, seret pointer untuk membuat seleksi di sekitar objek yang akan dipilih.

Memilih Objek menurut jenisnya

Gunakan menu Edit > Select All. Akan muncul beberapa pilihan yang dapat anda gunakan, misalnya: Objects, Text, Guidelines, dan Nodes.

Memilih Objek dengan Tombol Tab

Langkah-langkahnya:

1. Pilih objek apa saja di sekitar objek yang akan dipilih

2. Tekan tombol Tab pada keyboard

3. Tekan tombol Tab lagi sampai objek yang dikehendaki dipilih.

B. Menggunakan Perintah Copy, Paste, Duplicate, dan Delete

Menggunakan Perintah Copy

1. Pilih objek yang akan disalin

2. Klik menu Edit > Copy

Menggunakan Perintah Paste

1. Pilih objek yang sudah disalin

2. Klik menu Edit > Paste

Menggunakan Perintah Cut

1. Pilih objek yang akan dipindahkan/dicut

2. Klik menu Edit > Cut

3. Klik menu Edit > Paste pada Corel atau aplikasi lain

Menggunakan Perintah Duplicate

1. Pilih objek yang akan digandakan dengan Pick Tool

2. Klik menu Edit > Duplicate

3. Anda dapat menentukan letak hasil duplicate dengan menggunakan property bar, cara manual, atau menggunakan klik kanan tombol mouse.


Menggunakan Perintah Delete

1. Seleksi objek yang akan dihapus

2. Klik menu Edit > Delete

C. Transformasi dan Efek Objek

Transformasi ada beberapa macam:

-Position: mengubah letak

-Size: mengubah ukuran

-Stretch: memulurkan objek

-Scale: mengubah panjang dan lebar dengan rasio

-Rotate: memutar objek

-Skew: mencondongkan atau memiringkan objek

-Mirror: membuat objek dengan posisi berlawanan seperti pada cermin

Langkah-langkah melakukan transformasi:

1. Klik Arrange > Transformations

2. Akan muncul submenu-submenu yang telah dijelaskan di atas

3. Pilih salah satu fungsi dan aturlah bentuk transformasi yang anda inginkan


D. Mengatur Letak Objek

Bila fungsi relative position aktif, dan anda memilih titik tengah pada peta posisi objek, maka saat ini pada field Position baik H maupun V akan menampakkan nilai 0. Bila diklik tombol Apply maka tidak akan bergerak dan bila Apply to Duplicate akan ada duplikatnya. Untuk mengatur letaknya, anda bisa mengatur jumlah H maupun V objeknya.


E. Mengatur Perintah Align and Distribute

Perintah ini digunakan untuk mengatur perataan objek dengan objek lainnya.

Untuk mengatur letak objek, lakukan langkah-langkah ini:

1. Pilih objek yang ingin anda gunakan

2. Klik menu Arrange > Alingn and Distribute

3. Pilih jenis align yang anda inginkan.


Horizontal Alignment

Memiliki 3 pilihan: top, bottom, dan center


Vertical Alignment

Memiliki 3 pilihan: left, right, dan center


Edge of Page Alignment

Digunakan untuk menggeser objek yang telah terpilih ke ujung halaman.


Center of Page Alignment

Menggeser objek kea rah tengah


F. Mengatur Dynamic Guide

Dynamic Guide adalah garis Bantu sementara yang membantu anda untuk dapat menarik objek mengikuti poin-poin di dalam pusat objek, node, kuadran, dan baseline text.

Saat anda mendrag objek sepanjang dynamic guide, anda dapat menempatkan objek dengan jarak dan titik yang digunakan untuk menciptakan dynamic guide sehingga objek yang dihasilkan tepat.


G. Mengatur Susunan Objek

1. Klik menu Arrange > Order

2. Klik salah satu pilihan berikut:

To Front, To Back, Forward one, Back one, In front of, Behind, Reverse Order.

3. Bila sudah selesai klik OK.

Coreldraw menyediakan fasilitas untuk menggambar bentuk-bentuk dasar, memodifikasi bentuk objek dan berbagai macam efek khusus.

MENGGAMBAR KOTAK
Menggambar Dengan Drag Mouse Secara Diagonal:
Menggambar kotak:
1.klik ikon Rectangle Tool pada toolbox
2.drag ke arah yang berlawanan sehingga membentuk segiempat
Menggambar bujur sangkar:
1.klik Rectangle Tool
2.drag ke arah yang berlawanan sambil menekan tombol Ctrl

Menggambar dengan 3-Point Rectangle Tool:
1.klik Rectangle Flyout, dan pilih 2-Point Rectangle Tool
2.klik pada sudut kiri atas gambar tersebut, drag mouse untuk mendapatkan lebar dari segiempat itu, kemudian lepaskan tombol mouse
3.selanjutnya gerakkan mouse untuk membentuk tinggi dari segiempat tersebut, kemudian klik di tempat tersebut.
4.untuk mengubah ukurannya, ketikkan nilai ukurannya pada kotak Object Size Boxes

Menggambar kotak yang bersudut tumpul:
1.klik segiempat atau bujur sangkat yang akan dimodifikasi bentuknya
2.ketikkan nilai derajat pada sudut yang akan dibulatkan pada property bar

MENGGAMBAR ELIPS DAN LINGKARAN
Untuk menggambar bentuk elips, berikut langkah-langkah:
1.klik ikon ellipse Tool pada toolbox
2.bawa pointer ke dalam area kerja
3.drag pointer pada area kerja secara diagonal sehingga membentuk elips dengan ukuran yang diinginkan

Menggambar lingkaran:
1.klik ikon Ellipse Tool
2.tekan dan tahan tombol Ctrl pada keyboard
3.drag secara diagonal pada Drawing Window hingga menhasilkan lingkaran dengan ukuran yang diinginkan
4.untuk menggambar elips dari tengah melebar ke luar, tekan, dan tahan tombol Shift pada saat meng-drag mouse

Menggambar Elips dengan 3-Point Ellipse Tool
1.klik ikon 3-Point Ellipse Tool
2.klik titik awal dimana anda akan menggambar elips atau lingkaran
3.drag secara diagonal ke arah mana anda akan hendak membuat titik tengah, lalu lepaskan mouse
4.gerakkan mouse untuk membentuk tinggi elips atau lingkaran, lalu klik di tempat tersebut

Menggambar busur:
1.klik ikon Ellipse Tool
2.klik tombol Arch
3.drag pointer mouse sehingga membentuk busur yang diinginkan. Untuk mengeset letak ujung busur dapat dikendalikan melalui kotak Spinners pada Property bar.

Menggambar Wedge (Mata kapak):
1.klik Ellipse Tool
2.klik tombol Pie pada property bar
3.klik shape tool
4.srag pointer sehingga membentuk wedge yang diinginkan

MEMBUAT POLIGON DAN BINTANG
Menggambar Poligon:
1.klik ikon Polygon Tool
2.bawa pointer ke drawing window
3.drag pointer secara diagonal para drawing window sampai membentuk poligon dengan ukuran yang diinginkan

Menggambar bintang:
1.klik Polygon Tool
2.klik tombol Star pada property bar
3.bawa pointer ke drawing window
4.drag pointer mouse secara diagonal pada area kerja sampai membentuk gambar bintang dengan ukuran yang diinginkan

Mengubah jumlah sisi poligon atau jumlah titik bintang:
1.klik bentuk poligon atau jumlah titik bintang
2.ketikkan nilai jumlah sisi poligon di kotak isian Number of points on polygon pada property bar
3.bila telah selesai, tekan enter

MENGGAMBAR SPIRAL
Cara menggambar spiral:
1.klik Spiral Tool
2.pada property bar ketikkan nilai untuk jumlah kisaran/pusaran pada kotak isian Spiral Revolutions dan pilih jenis Spiral Simetris atau Spiral Logaritma
3.drag mouse secara diagonal pada area kerja sehingga membentuk spiral dengan ukuran yang diinginkan

MENGGUNAKAN GRAPH PAPER
Untuk membuat Grid, berikut langkahnya:
1.klik ikon Graph Paper Tool
2.pada property bar, ketikkan nilai untuk jumlah kolom dan baris pada kotak isian Graph paper columns and rows
3.drag pointer secara diagonal pada Drawing Window hingga membentuk kotak yang diinginkan

MENGGAMBAR BENTUK-BENTUK YANG LAIN
Untuk menggambar bentuk, lakukan langkah-langkah berikut:
1.buka flyout Perfect Shapes, dan klik salah satu tool berikut ini
-Basic shapes
-Arrows shapes
-Flowchart shapes
-Star shapes
-Callout shapes
2.buka pilihan Perfect Shapes pada property bar dan klik bentuk yang diinginkan
3.drag pointer mouse secara diagonal pada area kerja sehingga menghasilkan bentuk dengan ukuran yang diinginkan

MENGGUNAKAN FITUR SHAPE RECOGNITION
Untuk menggunakan fitur Shape Recognition, lakukan langkah berikut:
1.klik ikon Smart Drawing Tool
2.pilihlah Recognition Level pada listbox recognition level di property bar
3.pilih juga smoothing level pada listbox smoothing level di property bar
4. drag pointer mouse sehingga membentuk gambar yang anda inginkan

Untuk membuat sebuah garis dapat dilakukan dengan beberapa cara salah satunya

Menggunakan Polyline tool
1.Buka flyout curve kemudian klik polyline tool
2.Klik titik awal anda memulai kurva lalu drag control point
3.Lepaskan tombol mouse
4.Letakkan kursor ke titik berikutnya dan drag control point
5.Untuk mengakiri fungsi tool klik ganda pada area kosong

Menggunakan Pen tool
1.Buka curve flyout kemudian klik pen tool
2.Klik titik awal untuk memuali kurva lalu drag control point untuk membelokan kurva kearah yg diinginkan
3.Lepas tombol mouse
4.Letakkan kursor anda ke titik node berikutnya
5.Untuk mengakiri klik ganda di area kosong

Mengatur format garis dan outline
1.Pilihlah objek yg mengandung outline maupun garis
2.Bukalah outline tool flyout dan klik tombol utk membuka kotak dialog outline pen
3.Tentukan setting yg dibutuhkan

Menyalin warna garis dan outline
1.Bukalah eyedroper tool
2.Klik tombol eyedropper fill/outline
3.Klik ujung objek yg akan disalin

Mengubah outline menjadi garis kaligrafi
1.Pilih objek gambar yg outline nya akan diubah
2.Bukalah flyout dan klik tombol outline pen
3.Aturlah ketebalan garis pada bagian width
4.Pada bagian strech atur tingkat kelenturan
5.Aturlah nilai pada kotak angle utk mendefinisikan tingkat kemiringan pena kaligrafi

Menggunakan Brush Stroke
Merupakan salah satu fasilitas yg mengasyikan pada corel draw.Dengan ini kita dappat menggunakn 24 buah preset.Dan dapat mengatur semua preset terebut.Efek ini menirukan pembuatan coretan dengan kuas.

Memakai brush stroke siap pakai
1.Buka Curve flyout,kemudian klik artistic media tool
2.Klik tombol brush pada property bar
3.Pilihlah motif brush yg anda kehendaki pada kotak daftarnya
4.Mulailah mengoleskan kuas ke kanvas.

Membuat motif brush stroke sendiri
1.Buatlah motif gambar yg akan dipakai sebagai motif.
2.Pilih motif tersebut
3.Pada property bar klik tombol save artistic media tool
4.Ketik nama motif pada kotak dialog save as
5.Klik tombol save pada kotak dialog tsb

Menerapkan motif brush stroke pada path yg sudah digambar
Untuk menggunakan brush strok pada sebuah path dapat dilakukan dengan mudah.Hal yg perlu diingat adalah mengatur ketebalan path tersebut.Oleh karena itu apapun setting yg diterapkan kita masih dapat mengubah ukuran ketebalan garis agar didapatkan gambar yg bagus seperti selera.Selain itu dapat emngubah path dari line maupun outline menjadi brush stroke,maka objek itu akan dapat diwarnai dengan warna fill

Menggunakan Spray
Selain dengan olesan kuas kita juga dapat menggunakan air brush.Bukan hanya semprotan warna cat biasa tetapi juga semprotan aneka motif yg dapat diatur ukuran besarnya,intensitas.
Langkahnya :
1.Buka curve flyout,klik artistic media tool
2.Klik tombol sprayer pada property bar,pilih motif spraylist dan klik tombol browse untuk membuka folder.
3.Setelah terpilih kita dapat mulai menyemprotkan garis.

Rangkuman Corel Draw bab 2

Konsep Dasar CorelDRAW :
1. Objek : elemen pembangun yang merupakan bagian dari drawing
2. Drawing : hasil kerja yang dibuat dari coreldraw
3. Gambar Vektor : garis dan kurva
4. Bitmap : grafik yang tersusun oleh pixel
5. Docker : komponen yang berfungsi untuk mengakses seluruh perintah selain yang terdapat di property bar
6. Flyout : tombol untuk membuka kelompok atau menu yang saling berhubungan
7. Artistic Text : teks yang dapat diberi efek khusus
8. Paragraph text : teks yang dapat diterapkan pilihan pemformatan dengan pengeditan dilakukan dalam bentuk blok atau frame

Area Kerja CorelDRAW 12 :
1. Title Bar : bagian yang menampilkan judul dokumen yang sedang dibuka
2. Menu Bar : daerah yang berisi pull-down
3. Standard toolbar : Mempunyai tombol shortcut untuk menu dan perintah lainnya
4. Property Bar
5. Toolbox : berisi kumpulan tool untuk membuat, mengganti, dan memodifikasi objek
6. Drawing Window : Daerah diluar drawing page yang dibatasi oleh scroll bar dan perintah aplikasi
7. Drawing Page : Daerah berbentuk persegi dengan bayangan abu abu di dalam drawing window
8. Rulers : batas horizontal dan vertikal yang digunakan untuk menentukan ukuran dan letak objek dalam drawing
9. Docker : jendela yang berisi perintah atau setting yang relevan dengan tool
10. Color palette :daerah yang berisi contoh warna
11. Navigator : untuk membuka tampilan keil halaman sehingga membantu anda memindahkan sekeliling drawing
12. Document navigator : perintah untuk mengatur perpindahan antarhalaman dan menambahkan halaman
13. Status Bar : berisi informasi mengenai properti objek
14. Scroll Bar

Property Bar Corel DRAW 12 :
1. Toolbox :
• Pick Tool : untuk menyeleksi dan mengubah ukuran
• Shape Tool : untuk mengedit bentuk dasar suatu objek (didalamnya terdapat : knife tool, eraser tool, smudge brush tool, roughen brush tool, free transform tool, dan virtual segment delete)
• Zoom tool : untuk mengatur tampilan gambar pada layar monitor (didalamnya terdapat zoom tool dan hand tool)
• Freehand Tool : untuk membentuk gambar, garis, atau kurva (dialamnya terdapat freehand tool, bezier tool, artistic media tool, pen tool, polyline tool, 3 point curve tool, interactive connector tool, dimension tool)
• Smart Drawing tool : untuk menggambar freehand strokes
• Rectangle tool (didalamnya terdapat rectangle tool dan 3 point rectangle tool)
• Ellipse tool : digunakan untuk menggambar lingkaran dan ellips (didalamnya terdapat 3 point ellipse tool)
• Graph Paper tool (didalamnya terdapat graph paper tool, polygon tool, dan spiral tool)
• Basic shapes : untuk membuat desain gambar yang kompleks dan rumit (didalamnya terdapat basic shapes tool, arrow shapes tool, flowchart shapes tool, star shapes tool, callout shapes tool)
• Text tool : untuk mengolah teks langsung [ada CorelDRAW 12
• Interactive blend tool : untuk membuat objek yang berurutan (didalamnay terdapat interactive blend tool, interactive countour tool, interavtive disortion tool, interactive envelope tool, interactive extrude tool, interactive extrude tool, interactive drop shadow dan interactive transparency tool)
• Eye dropper tool (didalamnya terdapat eyederopper tool dan paintbucket tool)
• Outline tool (didalamnya terdapat outline dialog, color dialog, dan color docker)
• Fill Tool : untuik memberi warna (didalamnya terdapat uniform fill, fountain fill, pattern fill, textures fill, post script fill, no fill, dan color docker)
• Interactive fill tool (didalamnya terdapat interactive fill tool, dan interactive mesh tool)

Memulai CorelDARW 12 :
1. klik start > program > CorelDRAW Graphic Suite 12 > CorelDraw 12
2. Pilihlah satu option pada kotak Welcome To CorelDraw

Cara membuat gambar Baru :
1. Klik tombol New Graphic pada welcome screen
2. Klik ikon New Document
3. Klik menu file > New

Membuka Gambar :
1. Klik open document pada welcome screen
2. pada kotak open drawing, pilih file yang akan dibuka

Membuat Template :
1. Klik menu file > save as pada menu bar
2. ketik nama file pada kotak isian file name
3. pilih CDT-CorelDRAW template pada kotak save as type
4. klik tombol save

Mengedit Template
1. pada menu bar klik menu File>open
2. pada kotak files of type pilih CDT-CorelDRAW template
3. pilih nama file
4. pada kota open tandai pilihan new from template

Menggunakan UNDO : klik menu edit > undo atau Ctrl+Z

Menggunakan REDO : edit > redo atau Ctrl+Shift+Z

Menyimpan Gambar : file > save as, ketik nama dan pilih type

Menggunakan fasilitas zoom
Kita dapat memperbesar atau memperkecil tampilan dengan beberapa cara yg pertama Zoom one Shot untuk memperbesar 2kali lipat.Yg kedua Zoom to Select area yaitu kita mendrag mouse membentuk seleksi pada bagian yg ingin di zoom.Juga Zoom to all objects yaitu digunakan untuk menampilkan atau memperbesar seluruh objek yg aad dalam halaman gambar itu.

Menggunakan fasilitas pan
Pantool digunakan untuk menggeser tampilan tanpa memindahkan letak objek itu sendiri.

Menggunakan fasilitas view
View Navigator : membantu pemilihan tampilan bagian tertentu dr objek gambar yg diperbesar
Page sorter view : untuk melakukan editing terhadap halaman gambar
Full screen preview : Menampilkan gambar tsb sepenuh layar agar dpt dilihat secara keseluruhan.

Menggunakan fasilitas back up and recovery
Digunakan utk menyimpan data secara otomatis dan berkala.Untuk mengaktifkan fitur ini :
1.Klik menu tools>option
2.Klik workspace>save
3.Pada bagian save tandai pilihan auto-backup every dan masukkan interval waktu yg diinginkan.

p.s : ini adalah rangkuman buku coreldraw bab 1

Rangkuman Corel Draw Bab 1

Nama-nama program yang terdapat pada CorelDraw 12 Graphic Suite :
1. Documentation
2. Bitstream Font Navigator :
3. Corel CAPTURE 12
4. Corel PHOTO-PAINT 12
5. Corel Update
6. Corel R.A.V.E 3.0
7. CorelDraw 12
8. Corel TRACE 12
9. Duplexing Wizard
10. Service Bureau Profiler

Fitur-fitur baru CorelDRAW 12 :

1. Peningkatan Fitur Scalable Vector Graphics
2. Dapat mengekspor file coreldraw ke dalam format microsoft office
3. Dapat menampilkan Teks secara praktis
4. Terdapat dynamic guides
5. Adanya fitur shape recognition
6. Meningkatnya fitur snapping
7. Adanya fitur text alignment
8. Meningkatnya fitu duplikasi object properties, transformasi, dan efek
9. Adanya fitur segment delete tool
10. Meningkatnya file compatibility
11. Meningkatnya fitur symbol
12. Adanya fitur 3-point drawing tools

Blog Stats

  • 678 hits

counting down the days

July 2019
M T W T F S S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

olders

Advertisements